Tampilkan postingan dengan label craft zone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label craft zone. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 April 2014

Crayon’s Craft n co Bandung, Pusat Perlengkapan Kerajinan Prakarya



Wisata kreatif. Prakarya.
Hobi. Miniature. Replica.
Craft supplies. Cooking class

            Mengunjungi Crayon’s craft n co merupakan salah satu tujuan utama saya berkunjung ke Bandung. Berdasarkan info dari beberapa crafter yang saya kunjungi blognya, toko yang beralamat di Jalan Aceh no. 15 (Kebon Sirih) Bandung ini merupakan toko perlengkapan kerajinan terbaik dan terlengkap di Indonesia. Tak jarang crafter-crafter luar kota Bandung yang rela menyempatkan waktu, dan uangnya untuk berkunjung kesini. Barangkali sama seperti saya ya, penasaran dan butuh (untuk belajar).
            Alhamdulillah, Allah mempermudah saya untuk mengunjungi toko ini. Senaaang dan terobati penasarannya. Semoga saja teteh-teteh penjaga tokonya nggak illfeel sama saya yang banyak nanya tapi sedikit beli, he2, udah gitu lamaaa banget lihat-lihatnya. Baiklah, this is it liputan versi saya di Crayon’s craft n co Bandung :
            Lokasi Crayon’s craft n co tak jauh dari stasiun Bandung, hanya butuh waktu sekitar 15 menit berjalan kaki. Atau bila ingin menggunakan angkot, gunakan jurusan Gunung Batu-Stasiun Hall naik dari stasiun atau Jl Kebon Kawung turun di perempatan Jl Wastu kencana- Jl Aceh (Balai kota-Bandung Indah Plaza-Masjid Al Ukhuwah). Jangan ragu untuk bertanya pada penduduk sekitar biar nggak tersesat. Dari perempatan tersebut kita berjalan ke kiri (arah barat) untuk menemukan toko yang terletak di kanan jalan (warna oranye).
            Crayon’s craft n co lebih luas dan memiliki konsep yang berbeda dari toko yang biasanya saya kunjungi di Jogja (Narwastu, Jolie, Petra, dll). Sama-sama toko pusat perlengkapan kerajinan, tapi Crayon’s craft n co lebih handmadegenic. Yang ada di Crayon’s craft n co tapi nggak saya temukan di toko-toko Jogja antara lain: menyediakan produk-produk handmade jadi, ada kursus privat sepanjang toko buka, koleksi buku-buku prakarya lengkap baik karya lokal maupun internasional, ada paket-paket perlengkapan untuk pemula, menjual berbagai jenis kain, dll.

             Yang paling terkenal dari Crayon’s craft n co ini adalah rekornya menjadi produsen replika makanan terbesar di Indonesia. Beberapa penghargaan yang pernah diraih ibu Yoyong (pemilik toko) antara lain dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Rekor Bisnis Tera (Seputar Indonesia). Replika-replika ini didisplay di toko bagian depan. Biasanya replika-replika ini  banyak diminati oleh wisatawan-wisatawan untuk menghias dapurnya. Buah-buahan, sayur-sayuran, menu-menu makanan dan minuman, kue-kue dan roti-roti, bahkan, gerobak-gerobak, dan produk-produk komersial, semuanya replica yang terbuat dari clay, persis seperti aslinya. Waaaaw. Harganya variatif, dari yang puluhan ribu sampai jutaan rupiah ada.
yummy, tapi ini clay loh
benar-benar seperti roti
           
ini juga, hmmm enaak
durian asli? ini replika!
           Stok benang, kain, payet, mute, kertas kado, pita, dan berbagai perlengkapan lain tersedia lengkap di bagian belakang toko. Benang jahit, benang sulam, benang rajut dari yang paling kasar sampai paling lembut, tersedia. Kain felt, kain katun, kain kulit sintesis, kain spunbond, kain belacu, semuanya ada baik yang polos maupun motif. Semuanya unik, menarik, dan tertata rapi. Yang saya paling suka dari toko ini adalah cara displaynya, bikin saya betah berlama-lama, he2. Top banget, semoga suatu saat bisa punya toko seperti Crayon’s craft n co di Jogja, aamiin ya Rabbalalamin.
kain katun polos motif, 1/2 meter 29 ribu
aneka benang, yang ini benang rajut
stok payet, mute, dll
aneka pita cantik
zona kertas kado n kain spunbond
flanel wallnya rapi, 5 ribu petr lembar
            Nah, sebaiknya tidak melewatkan kesempatan kursus di Crayon’s craft n co ini. Aneka kursus yang disediakan yaitu: kursus cake felt, kursus boneka kaos kaki, kursus clay, kursus sulam pita, kursus merangkai bunga, kursus origami daur ulang, kursus glass art, kursus rajut hakken dan knitting breien. Biaya kursus selama 2 jam Rp. 130.000,- sampai Rp. 150.000 digunakan untuk pembelian bahan. He2, saya sih kemarin hanya lihat-lihat yang lagi kursus. Turis bule juga berminat belajar sulam pita, keren.
            Trus untuk produk handmade jadi ada banyak juga baik buatan Crayon’s craft n co sendiri juga dari crafter-crafter Indonesia seperti Cemprut, Mica Work, Kaleng Lani, dll. Wah karya-karyanya keren-keren. Semoga kita juga bisa kreatif seperti mereka ya!
country dolls crayons craft
plushie karya mica work
Cemprut plushie
boneka horta dari IPB
               Begitulah, sedikit yang saya bisa liput dari kunjungan ke Crayon’s craft n co Bandung. Masih banyak sebenarnya yang belum saya tuliskan mengenai Crayon’s craft n co. Seperti Crayon’s cooking n baking studio, tapi sayang seribu sayang lagi pas nggak eventnya. Bazar handmade dari para crafter Indonesia juga nggak pas lagi event. Semoga ada kesempatan lain. Sebaiknya teman-teman mengunjunginya juga ya. Semoga bermanfaat. Keep Fighting, Crafter!

Semoga, kita juga bisa punya toko seperti Crayon’s craft n co
Kedepannya.. Aamiin.
Salam, Keluarga Peri Kecil

Selasa, 01 April 2014

Tobucil n Klabs, Tempat Berkumpulnya Para Crafter Bandung



buku . hobi . komunitas

LITERACY N CREATIVISM IN EVERYDAY LIVE

            Apa sih tobucil n klabs? Yeay, semuanya terjawab sudah dari kunjungan saya di Bandung kemarin. Wah, tempat yang satu ini inspiratif banget, coba bayangkan, perpaduan antara toko buku dan kerajinan, digunakan sebagai markasnya orang-orang pembaca kreatif untuk berkarya. Gimana tuh.. Satu kata, Keren!

            Saya pikir, tobucil n klabs dekat dengan Crayon’s craft n co (menurut google maps), lhah sama-sama Jl Aceh, crayon no 14 sedangkan tobucil no 56. Ternyata oh ternyata, lumayan bikin kaki pegel, he2, mesti melewati balai kota, hyatt regency, taman Ade Irma Suryani Nasution, dan markas Kodam Siliwangi dulu yang panjang dan nggak lurus. Jl Aceh ujung ke ujungnya bikin bingung, he2. Dan ternyata jl Aceh itu jalan kota yang rimbun dan nyaman, padahal bayangan saya jalanan yang panas.
            Memang Tobucil n klabs tak sebesar yang saya bayangkan. Ya iya lah, kan Tobucil singkatan dari TOko BUku keCIL, he2. Banyaknya pepohonan dan suasana yang agak jadul membuat Tobucil n klabs terasa homey n cozy banget untuk belajar, bersantai, berpikir, n berkarya. Pas saya kesana jam 11 jelang dhuhur kebetulan sedang sepi pengunjung.  Ada teteh penjaga toko yang sedang menyapu. Yey, jadilah saya bisa nanya-nanya banyak ke tetehnya. Tapi saya lupa menanyakan namanya, hapunten teh, atos sksd, abdi hilap teu naroskeun ^^

Ternyata Tobucil udah berdiri lebih dari 13 tahun lho. Hebatnya, delapan tahun terakhir Tobucil berhasil menyelenggarakan event tahunannya yakni, Crafty Days. Nah, crafty days 8, untuk tahun ini, udah diselenggarakan pada tanggal 8-9 Februari kemarin di gedung Indonesia Menggugat Bandung. Hiks2, udah lewat. Di acara crafty days ini ada pameran karya crafter-crafter se Indonesia, selain itu juga ada workshop, seminar-seminar tentang dunia per-handcraft-an. Tentang produksi, sampai marketing. Boleh dibilang craftypreneur ya.
peninggalan crafty days 8
Di Tobucil, juga ada kursus-kursus, tapi jadwalnya tertentu, biasanya pemandunya dari crafter-crafter Bandung sesuai spesifikasi, mau knitting, scrapbook, patchwork, dll. he2, Istilah apa sih? saya juga masih berusaha untuk terus belajar mendalami dunia crafting. Jadwal kursus bisa dicek di web Tobucil kawan.
miniatur mesin jahit, bagus ya
zona menjahit, banyak kain-kain

Tobucil menjual perlengkapan kerajinan, dan produk handmade jadi. Produk handmade jadi kebanyakan karya crafter-crafter Bandung. Ada tas, buku unik, aneka rajutan, bros, pakaian, pajangan-pajangan kreatif, dll. Diantara sekian banyak pilihan, akhirnya saya hanya membeli tas handmade lipat karya the mogus buat contoh, he2, harganya Rp 50.000,-. Buku-buku yang dijual di Tobucil, rata-rata mengenai kesenian, pemuda, negara, dan sastra. Konsep toko buku paduan toko handmade belum ada ya di Jogja? Jeng jeng.. bisa jadi contoh nih.
book mark unik
bagus nih, 120 ribu
tas rajut cantik
Saya katakan ke tetehnya kalau saya dari Jogja, hei, Alhamdulillah saya malah dapat info tentang komunitas crafter Jogja. Ditanya tetehnya, biasanya suka bikin apa? “hmm, ingin fokus mainan anak-anak teh, tapi belum bisa masarin, he2.” Ah, semoga suatu saat bisa begabung juga dengan orang-orang kreatif itu. 
bagus ya, dari cemprut

dream n action
Selamat berjuang!!!!