Minggu, 17 November 2013

Merasakan Nikmat Ramadhan Sepanjang Tahun


Taqabalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum
(semoga Allah menerima amalku dan kamu, puasaku dan puasamu).

           Ramadhan 1434 Hijriyah telah berlalu tiga bulan yang lalu. Apakah kita merindukannya? Ingatlah ramadhan, disaat Allah melipat gandakan pahala-pahala kebaikan, menutup rapat-rapat pintu neraka, membelenggu setan. Ingatlah ramadhan, saat waktu berlalu penuh kasih sayang Allah dan ampunannya, ada kesempatan memperoleh lailatul qadr yang pahalanya bagaikan beribadah seribu bulan. Begitukah ramadhan menurut kita? Atau ia hanya berlalu seperti hari-hari biasanya, tak ada yang istimewa, hanya menahan lapar dan haus dari subuh hari hingga petang. Semoga, rindu-serindunya pada bulan besar itu selalu ada dalam hati kita. Karena bisa saja, ramadhan kemarin adalah ramadhan terakhir bagi kita.
Allah menyediakan pintu surga Ar Rayyan bagi para ahlul shaum. Pintu Ar Rayyan itu kemegahan dan kebagusannya melebihi istana terbaik di dunia. Keindahannya tak bisa dibandingkan dengan dunia dan seisinya. Betapa senangnya kita apabila mendapatkan izin Allah masuk kedalam surgaNya melalui pintu ini. Mulai sekarang, mari kita azzamkan untuk melihat indahnya Ar Rayyan. Tidak sendirian tapi bersama sahabat dan orang-orang yang kita sayangi. Azzamkan untuk reuni dengan ibu, ayah, keluarga, dan teman-teman bertemu kembali di Ar Rayyan kelak. Oleh karena itu, kita perlu menghidupkan suasana ramadhan sepanjang tahun dalam hidup kita sehari-hari.
Bagaimana caranya? Sukses ramadhan indikatornya disaat kita suka berpuasa sunnah di bulan-bulan selanjutnya sampai bertemu kembali dengan ramadhan berikutnya. Bila belum terbiasa, memang agak berat (termasuk penulis). Namun kita tidak boleh berputus asa untuk selalu meniatkan diri berpuasa sunnah. Sibuk di kampus, kegiatan padat, perlu energi yang besar karena mobilitas tinggi, tubuh yang kurang fit, ketika belajar perlu berpikir dan tidak lemes, dll kadang menjadi alasan untuk tidak berpuasa sunnah. Sebenarnya dibalik itu, yang paling sulit adalah mengalahkan diri dari godaan setan yang membisik halus. Memulai ibadah yang baik tidak mudah, tapi untuk membubarkannya sangat mudah.
Manusia mempunyai dua arus potensi, potensi positif dan potensi negatif. Potensi positif (arus taqwa) adalah disaat manusia memenangkan arus yang bergejolak dalam ulu hati keatas (didada, dikepala, hati nurani, akal sehat). Arus negatif (arus fujur) adalah disaat manusia memenangkan arus yang bergejolak dalam ulu hati kebawah (perut, dan dibawah perut). Dalam hal ini, puasa bermanfaat untuk mempertegas pilihan seorang manusia pada arus positif. 
Manfaat berpuasa sunnah tidak untuk orang lain melainkan untuk diri kita sendiri. Allah SWT memberikan pahala langsung bagi makhluknya yang berpuasa. Manfaat positif yang bisa kita rasakan dengan rajin berpuasa diantaranya: tubuh menjadi sehat dan segar, dekat dengan Allah SWT, terhindar dari penyakit hati, mudah untuk bersyukur, dll. Allah menyayangi makhluknya yang berpuasa, jadi apabila kita disayang oleh Allah tentu Allah akan menjaga kita. Allah sebaik-baik penjaga, kita tak perlu mengkhawatirkan urusan-urusan dunia yang semu. Allah akan mempermudah untuk menyelesaikannya. Apabila persoalan dunia terasa menghimpit, tak ada keraguan lagi untuk menyegerakan berpuasa sunnah.
Apabila saat ini sudah rajin berpuasa sunnah, bersyukurlah. Semoga Allah SWT memberi keistiqomahan. Bila belum, detik inilah saatnya untuk memulai. Memulai perbuatan yang baik perlu perjuangan. Kita perlu kacamata kuda agar bisa berjalan lurus menuju tujuan. Godaan apapun, terjang saja, libas, babat habis. Kita tidak boleh kalah sama syaitonnirrojim. Ya, bila kita mendamba Ar Rayyan. Bila kita merasa pintu Ar Rayyan telah melambai-lambai.
Indah itu adalah ketika berbuka puasa. Air putih terasa es jeruk, nasi tempe terasa ayam panggang ^^. Hmm.. saat itulah kita akan merasa, nikmat Allah tiada terkira. Dan saat itu kita telah menabung, untuk membeli tiket ke Ar Rayyan yang jauh lebih mahal daripada mahalnya tiket nonton konser artis-artis terkenal internasional. Jauh lebih mahal daripada tiket untuk keliling Eropa, karena ridhaNya dan surgaNya jauh lebih indah daripada menara Eiffel, tembok Berlin, masjid Cordova, sungai Rheine, dan segala isi dunia. insyaAllahu. Semangat berjuang meraih nikmat ramadhan sepanjang tahun kawan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar