Senin, 16 Juni 2014

Bikin kue yuk! Raisin Carrot n Cinnamon Cup Cakes



Cupcake cantik selalu menggoda untuk dinikmati, apalagi untuk anak-anak, pasti suka ^^ membuatnya sangat mudah, dicoba ya :
Bahan :
4  kuning telur, 3 putih telur
4 sendok makan gula pasir
1 sendok teh SP (emulsifier)
3 sendok makan tepung terigu
1 sendok makan tepung maizena
30 gram susu bubuk
100 gram margarin dilelehkan
1 buah wortel diparut
Kismis dan kayumanis secukupnya

Cara membuat :
1.       Mixer gula, telur, dan sp sampai mengembang.
2.       Masukkan campuran tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk, aduk rata.
3.       Masukkan margarin yang dilelehkan, aduk rata.
4.       Masukkan wortel parut, dan kismis, aduk rata.
 
5.       Tuang adonan pada cupcake, agar semakin harum tambahkan kayu manis.
6.       Oven sampai matang.
7.       Tunggu kue sampai dingin, hias dengan buttercream dan trimis.
8.       Hore, cupcake cantiknya sudah jadi.
Selamat mecoba, happy cooking!! ^^

Tutorial kreatif : boneka flanel may be yes!



       Halo semua, bagaimana kabarnya sehat? semoga sehat selalu. Kali ini saya mau posting tutorial membuat boneka dari kain flanel. Boneka yang lucu ini kemarin saya jadikan souvenir untuk teman-teman saya yang wisuda di bulan mei, jadi namanya boneka may be yes, he2 =)
Oke, siapkan bahan-bahan berikut ini ya!
Kain flanel
Benang jahit dan jarum
Mata boneka/ mata kocak
Lem tembak
Dakron
Gunting
Pola boneka
Pensil

Cara membuat :
1.       Jiplak pola boneka pada kain flanel menggunakan pensil, lalu gunting.
 
2.       Kepala boneka
a.       jahit hidung dan moncong boneka dengan tusuk roll.
b.       Jahit kepala boneka dengan tusuk feston, jangan lupa telinganya.
c.       Setelah itu masukkan dakron, lalu selesaikan jahitan.
d.      Tempel mata boneka dengan lem tembak.
3.       Badan boneka
a.       Jahit aplikasi love pada badan boneka dengan tusuk roll.
b.      Jahit badan boneka dengan tusuk feston, jangan lupa tangan dan kakinya.
c.       Masukkan dakron, lalu selesaikan jahitan.
4.       Gabungkan kepala boneka dengan badan boneka.
 
5.       Yeay, sudah jadi bonekanya ^^.
Selamat mencoba dan happy crafting!!

Rabu, 21 Mei 2014

entah fiksi entah nyata

pagimu bisa jadi sangat unik kalau melihat seseorang yang tak kenal kamu, tapi kamu tau dia karena kamu adalah pembaca blognya :)))
Tak semua orang punya blog. Mungkin blog kurang menarik karena banyak yang tak suka atau tak sempat membaca tulisan panjang. Seseorang yang blognya terawat kuanggap ia suka menulis.
Kuperkenalkan ia yang kuliahnya di sisi kampus paling barat. *aduh aku aja tak kenal. Pemilik blog yang suka menulis tentang kuliahnya, hidup, dan sepakbola. Ia temannya temanku. Entah sudah pernah bertemu atau belum aku lupa, mungkin pernah melihatnya sekelebatan di sebuah kesempatan.
Kemarin pagi ia mengenakan toga. Tak sengaja melihatnya berbaris diantara pemakai samir biru dongker-hitam-kuning. Ya ampuuun, pemilik blog itu. Hei, selamat yaaa!!! Turut berbahagia atas kelulusanmu. *bersorak dalam hati doang. Andaikan perempuan pasti udah tak ajak foto. Berlari kedepannya, lalu hormat. Aku pembaca blogmu lho, blogmu bagus ^^
Tulisan emang ampuh benar. Sedikit banyak bisa mempengaruhi orang lain. Mungkin tiap orang punya penulis favorit. Dan mungkin aku memfavoritkan tulisan-tulisan sederhananya.
Siangnya saat prosesi wisuda selesai, tanpa sengaja ketemu lagi. Ya ampuuun, teman-temanku aja malah belum ketemu. Kulirik tasku berisi boneka-boneka kecil. Hmm, buat dia satu pa ya? Tapii, kenal juga enggak, gimana nanti jadinya kalau dikasih. Sejenak berpikir apa yang ingin kukatakan padanya "aku pembaca blogmu, selamat wisuda ya, blogmu bagus". Saat ia terheran-heran, aku kabur, dan setelah sadar, ia berlari mencariku. Mungkin begitu, hehehehe *alamak sinetron banget deh.
Daaan akhirnyaa, kaki ini belum sempat melangkah, neuronnya masih menunggu kejelasan perintah saraf pusat. Pada saat itu segerombol perempuan cantik mengerubungi sang penulis blog. Ngajak foto dan memberi bunga. Bonekaku? Masih tetap senyum-senyum di tas. Yaaaah, yaudah deh.
Selamat wisuda enjiner...:))) semoga tulisan-tulisanmu makin oyeee...

Rabu, 14 Mei 2014

Jualan Baju

        Kakak saya jualan baju nih. Ini produknya :
 
long drees cantik
bahan kaos
warna ungu, hitam juga ada
dijual Rp.100.000,- free ongkos kirim area jatim, jateng, DIY
minat hubungi saya di @n_nwulan

rok zebra
warna pink, oranye, ungu, kuning juga bisa dipesan
dijual Rp. 70.000,- free ongkos kirim area jatim, jateng, DIY
minat hubungi saya di @n_nwulan

baju lengan panjang
ada warna merah, hitam, pink, abu-abu
 dijual Rp. 60.000,- free ongkos kirim area jatim, jateng, DIY
minat hubungi saya di @n_nwulan

terima kasih
 



Minggu, 27 April 2014

Miong miong



        April 2014 sudah hampir berakhir saja. Usia blog ini udah sepuluh bulan. Alhamdulillah, semoga yang sedikit ini bisa terus eksis, dan semoga bermanfaat bagi para pembaca. Sosial media, internet yuk kita gunakan dengan sebaik-baiknya.

            Bulan ini belum posting tentang prakarya, hehe. Hmmm apa ya? Ahaaa, jadilah si miong yang satu ini. Bikinya gampang. Dirumah ada mesin jahit milik kakak, ciaaaa, urusan jahit menjahit makin mudah aja. Ayo ayo, jadikan miong kecil ini sebagai hadiah untuk orang-orang tersayang ^^


Senin, 21 April 2014

Kisah Sekarung Tomat

        
         Seorang bijak meminta murid-muridnya memasukkan tomat sejumlah orang yang mereka benci ke dalam karung. Ada murid yang memasukkan sepuluh tomat karena ia membenci sepuluh orang, ada yang memasukkan lebih dari sepuluh, ada pula yang hanya memasukkan dua, namun juga ada yang tidak memasukkan apapun. Sang bijak meminta murid-muridnya membawa tomat itu kemanapun ia pergi. Satu-dua hari mereka masih mampu membawa karung itu. Lama-lama mereka merasa keberatan. Karung itu mengganggu dan mulai berbau busuk. Mereka memutuskan untuk mengurangi jumlah tomat yang mereka bawa. Lama-lama mereka memutuskan untuk membuang semua tomat. Mereka sangat senang karena kini mereka tak punya beban. Karena mereka telah membuang kebencian.
-anonim-

Based on novel : “my friends my dreams” by Ken Terate

Rabu, 02 April 2014

Lost in Bandung, PT Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS) Pangalengan 'Friesland in Indie'



Bernostalgia di kawasan saya menjalankan Praktek Kerja Lapangan tahun 2013 kemarin di Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS). Melihat kembali hamparan kebun-kebun hijau, sapi-sapi yang begitu berbaik hati, bahasa yang lama tak saya dengar, orang-orang yang sederhana dibalik rumah yang dibuat sehangat mungkin, rasanya sungguh luar biasa. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
           
            Pada tahu nggak ya kalau PT Ultra Jaya Milk Industry punya peternakan sendiri?  Salah satu Industri Pengolah Susu (IPS) termasyhur di Indonesia itu bahan baku utamanya (susu segar) diproduksi sendiri kawans. Lokasi peternakannya di Dsn. Cieurih, Desa Marga Mekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung (sekitar 1400 MDPL). Ada kurang lebih 2500 ekor populasi sapi milik PT UPBS di tempat yang sejuk nan dingin ini. Bisa dibayangkan, berapa luas peternakannya? Berhektar-hektar, aduh saya lupa nanya.

                Berada di wilayah kerja KPBS menyebabkan kandang besar PT Ultra Jaya ini menjalin hubungan kerjasama. Jadilah KPBS menjadi rekan bisnis yang baik bagi Ultra Jaya. Tanki-tanki yang digunakan untuk menyetor susu dari kandang UPBS ke pabrik di Padalarang menggunakan tanki milik KPBS. Sebagai imbasnya susu segar dari para peternak anggota KPBS hampir 70%nya disetor dan diterima  Ultra Jaya untuk diolah lanjut (sering loh IPS menolak bahan baku susu dari peternak rakyat karena kualitasnya dibawah standar). Dengan demikian, Ultra Jaya secara rutin terus mengadakan pengawasan dan peningkatan mutu susu di tingkat peternak dan koperasi. Makin pinter, makin maju ya.
               Ngomongin UPBS nih, kita bicara mengenai industri ternak perah modern. Pendataan (recording), pemerahan (milking), pemberian pakan (feeding), pembersihan kandang, pengobatan penyakit, manajemen reproduksi, hampir semua pekerjaan diperingan dan dipermudah oleh mesin dan teknologi. Kurang lebih seperti yang dijelaskan dosen waktu kuliah, tapi jadi lebih paham setelah melihat langsung turun ke kandang. Ini nih, sedikit ilmu yang bisa saya bagikan dari UPBS:
                Di peternakan sapi perah kita akan mengenal istilah calf (pedet), heifer (sapi dara siap kawin), lactating cow (sapi betina yang memproduksi susu setelah beranak), bull (pejantan),dan dry pregnant cow (sapi yang bunting tua disiapkan untuk beranak). Kenalan dulu yuk:
Big bull
Bull. Pejantan ini digunakan PT UPBS untuk reproduksi secara kawin alami. Biasanya ada sebagian betina yang tidak berhasil dikawinkan secara inseminasi buatan. Bull dipilih sesuai silsilah keturunannya yang menghasilkan susu dengan kualitas dan kuantitas terbaik. Bull ini lebih tinggi dari saya, heu2, serem pisan. Jangan dekat-dekat, galak.
lactating cow
Lactating cow. Inilah betina-betina cantik milik PT UPBS. Produksi susunya rata-rata 30 sampai 40 liter per hari. Sama seperti mamalia lain, sapi perah menghasilkan susu (laktasi) setelah beranak. Masa laktasinya satu tahun.
calf
Calf. Ini pedet-pedet milik PT UPBS. Biasanya yang jantan segera dijual untuk digemukkan dan dipotong. Betina yang terseleksi dibesarkan dan dipelihara. Pedet yang baru lahir diberi makan secara bertahap, minum kolostrum (susu masa awal laktasi) dari induk, lalu diberi konsentrat, dan setelah beberapa bulan dilatih makan rumput untuk perkembangan rumen (saluran pencernaannya).
Manajemen Pemerahan
Proses pemerahan dilakukan dengan menggunakan mesin. Mesin ini disebut milking parlour. Pipa-pipa yang digunakan untuk menyedot susu berhubungan langsung dengan plate cooler (lempeng-lempeng) pendingin, lalu berlanjut ke storage tank (tanki penyimpan sementara). Dengan demikian, susu yang disimpan sudah dalam keadaan dingin dan tidak tersentuh tangan, sehingga higienis dan kontaminasi mikrobia dapat diminimalkan. Nilai gizi susu tinggi menyebabkan susu menjadi sumber nutrient yang baik bagi perkembangbiakan mikrobia. Sapi-sapi di UPBS sudah terlatih, mereka tahu kapan harus datang ke parlour tepat sesuai jadwal. Ya, karena kalau ambingnya udah penuh, ia menjadi tak nyaman dan susunya harus segera diperah.
Manajemen Pakan
Ini nih traktor pengangkut pakan. Pakan yang diberikan berupa hijauan dan konsentrat yang proporsinya disesuaikan dengan produksi susu. Hijauan yang diberikan antara lain rumput gajah, tebon jagung, alfalfa, dsb. Hijauan diberikan segar yang dicacah atau berupa silase (difermentasi dulu) bila stok pakan segar sedikit (biasanya musim kemarau). Btw, pakan itu bisa mencapai 70% biaya produksi. Selisih sedikit saja harga pakan bisa sangat berpengaruh pada keuntungan. Emang deh, nggak berlebihan kalau nutrisionis digaji mahal. Menyusun ransum pakan itu paduan antara seni dan kejeniusan.
Manajemen Kesehatan
Sapi-sapi ini sedang dalam pengobatan yang ditangani oleh dokter hewan. Penyakit yang sering dialami sapi perah adalah mastitis. Mastitis adalah penyakit yang menyerang ambing dan puting sapi disebabkan oleh bakteri salah satunya Staphylococcus aureus. Mastitis biasanya terjadi karena kandang yang tidak bersih, atau pemerahan yang tidak sempurna (masih ada sisa susu yang menempel sehingga puting terkontaminasi). Kalau sapi sudah terkena mastitis, susu tidak bisa diminum, kadang bercampur dengan darah. Selain rugi dari segi ekonomi, penyembuhan mastitis membutuhkan waktu yang lama sampai beberapa bulan. Selain mastitis, biasanya terjadi fraktur (patah tulang) karena kepleset atau dinaiki temannya.
Manajemen recording
Wah semua sapi di UPBS ini dilengkapi dengan sensor data di telinganya. Tertulis disana, namanya siapa, keturunan dari siapa, kapan lahirnya, riwayat penyakitnya, produksi susunya, dll. Hmm, how can? That is, kecanggihan teknologi.
Manajemen reproduksi

Ini foto mamah Asre setelah lahiran anaknya.  Kebetulan lahir sungsang, ekornya duluan, wehe, malu mungkin mau melihat dunia. Secara naluri induk akan segera menghilangkan lendir yang menempel di tubuh anaknya menggunakan lidah. Wah, mamah Asre mothering ability nya tinggi. Ada foto proses kelahirannya lengkap, tapi mau saya upload khawatir pada takut.
Perkawinan dilakukan secara inseminasi buatan dan alami dengan cara memasukkan bull pada kandang. Selama bunting hingga beranak dikontrol oleh dokter hewan. Hayo siapa tahu berapa lama sapi bunting? Yupz, persis seperti manusia, sekitar sembilan bulan sepuluh hari. Sekali kebuntingan, jumlah pedet yang bisa dilahirkan (litter size) cuma satu. Kalo lahir kembar biasanya jarang bertahan hidup. Dua bulan jelang beranak (tujuh bulan masa bunting) sapi-sapi ini dikeringkan (nggak diperah susunya) dikenal dengan istilah dry pregnant cow, dengan tujuan untuk mempersiapkan kelahiran anaknya. Biar fit gitu deh.

Itulah sedikit yang bisa saya bagikan dari PT UPBS. Mereka sapi, makannya rumput kasar yang tidak enak, yang dikeluarin susu yang bermanfaat. Kita manusia, makanannya enak-enak. Habis makan apa yang dikeluarin? Ih jijik, kita aja yang punya jijik. Coba kalau kotoran-kotoran itu dikumpulin sepanjang hidup kita seberapa banyak? Apakah kamu tidak berpikir?

Teruslah belajar selagi Allah masih memberi napas.
Hidup peternakan Indonesia!
Hidup industri persusuan nusantara!